Langsung ke konten utama

Hemat Bandwith 2

Berikut adalah sedikit tips untuk menghemat jatah
bandwidth: baca juga
1. Mengupload file statis pada server lain.
File statis di sini adalah file yang tidak perlu lagi
mengalami modifikasi. Antara lain gambar, file zip, mp3,
dan lain-lain. Uploadlah file tersebut di server lain yang
biasa dikenal dengan nama file hosting, atau kalau untuk
gambar disebut image hosting. Untuk file zip, kita bisa
menguploadnya di situs yang menyediakan layanan upload
gratis seperti rapidshare, ziddu, 4shared, dan lain-lain.
Atau jika ingin mengupload file ke beberapa file hosting
sekaligus, bisa menggunakan Gazup.
Untuk file gambar, kini tersedia banyak situs layanan
image hosting, antara lain:
imageshack ,photobucket ,flickr ,Imagehost66 ,HostMyImage
,CacaPhoto ,dan cacaImage
Kekurangan: jika file gambar kita dihapus oleh situs-situs
layanan tersebut di atas, maka kita tidak dapat
menampilkan gambar di situs/blog kita.
2. Mengkompress file image sekecil mungkin
File image (gambar) biasa dipakai mempunyai format jpg,
gif, png, bmp. Ke-empat format tersebut mempunyai
kelebihan dan kekurangannnya masing-masing dalam hal
resolusi warna, ukuran gambar, degradasi warna jika
di-resize, dll. Yang perlu diperhatikan adalah penggunaan
format gambar sesuai kebutuhan. Jangan gunakan format bmp,
tapi gunakan jpg. Kemudian kompress gambar tersebut dengan
menggunaka software image editor. Untuk file gif dan png,
silahkan memilih diantara kedua format tersebut mana-mana
yg lebih kecil ukurannya tanpa kehilangan kualitas.
Kekurangan: gambar yang kita tampilkan tidak menarik,
karena mengalami degradasi warna.
 
3. Tidak menggunakan template/themes yang bekerja dengan
script "timthumb" dalam menampilkan tumbhnail (gambar).
Beberapa themes WordPress menampilkan tumbhnail dengan
script timthumb. Scritp ini akan merender gambar yang
terdapat pada server, kemudian menampilkannya dalam bentuk
thumbnail (gambar ukuran kecil), tanpa kehilangan rasio
ukuran. Sisi pemborosan bandwidth dari themes jenis ini
adalah:
Mewajibkan gambar diupload pada server sendiri
Thumbnail yang dihasilkan jauh lebih besar ukuran filenya
daripada gambar aslinya (pada quality=100). Jika
menggunakan q=<100, thumbnail yang dirender sangat jelek.
Pada halaman yang menampilkan banyak gambar, proses
loading menjadi sangat berat dan lama
Beberapa themes yang menggunakan script timthumb:
Arthemia free
Arthemia premium
Mimbo
Mimbo Pro
Dll (udah lupa, cari aja sendiri)
FYI, bagi yang memiliki bandwidth yang sangat terbatas,
tidak disarankan memakai themes jenis ini, kecuali anda
menghilangkan fitur timthumb dan mengeditnya dengan custom
field yang berbeda.
4. Menyewa hosting dengan paket bandwidth yang tidak
terbatas (unlimited)
Solusi ini sangat baik bagi pemilik blog yang tidak mau
direpotkan dengan proses upload file dan gambar. Dengan
memiliki paket unlimited, kita tidak perlu dipusingkan
dengan pencurian bandwidth, serta juga bisa membantu
blogger lain yang fakir bandwidth.
Kekurangan: Mahal, dan juga masih mempunyai resiko
disuspend oleh pihak penyedia hosting.
5. Menyewa VPS (virtual private server) sendiri
Solusi ini khusus bagi webmaster yang memiliki trafik
pengunjung yang sangat padat. Dengan menyewa VPS, kita
seolah-olah memiiki hak penuh atas server tersebut,
sehingga tidak perlu lagi dipusingkan dengan ancaman
suspend yang dilakukan oleh pihak penyedia layanan
hosting. Kesimpulannya: cara ini adalah cara yang sangat
praktis dan SANGAT TIDAK EKONOMIS.
Demikianlah yang bisa dijelaskan, semoga bermanfaat bagi
yang belum mengetahuinya.

source:telkom.net

Komentar

  1. wah..bermanfaat banget artikel ini untuk saya.Coz diblog saya,perlu banget upload file tuk di download pengunjung..Thx ya Yosaadi!!

    BalasHapus
  2. good info kawan, emang sih untuk lebih aman dan ringan pake VPS, tapi mahal ya...

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan berkomentar ya..saya berharap sobat dapat memberikan saran dan komentarnya disini..Terimakasih.

Postingan populer dari blog ini

Rumah Gadang dan maknanya

Tak adil rasanya kalau saya tak menampilkan artikel tentang Rumah Gadang yang merupakan ciri Khas dari Suku Minangkabau yang banyak makna terkandung didalam bangunan Rumah Gadang ini.Apalagi saya menggunakan nama blog ini ada embel-embel minangnya.

Rumah Gadang merupakan ciri khas Rumah Adat Minangkabau (Sumatra Barat), yang berfungsi sebagai tempat tinggal keluarga besar dan pusat kegiatan orang yang sedarah dan seketurunan dari kerabat matrilinial baik kegiatan ekonomi dan sosial maupun kegiatan budaya, dikepalai oleh seorang Tungganai (Mamak) dan sebagai syarat berdirinya suatu nagari di Minangkabau, dengan arsitektur bentuk atap bergonjong (berbentuk tanduk kerbau).

Rumah Gadang dibangun dengan bergonjong dimana semakin keatas semakin runcing, agar air mudah meluncur dan atap tahan lama walaupun terbuat dari injuk. Gonjong atap Rumah Gadang terdiri dua pola, yaitu gonjong Rumah Gadang Pola Koto Pialang (Aristokrat) terdiri dari 3 gonjong, 3 gonjong kanan , 1 gonjong depan dan 1 gon…

2 Cara Untuk mengembalikan hilangnya menu tab di task manager windows

Suatu saat ada saja kemungkinan Task Manager di komputer kita mengalami kehilangan menu tabnya sehingga yang tampil hanya TASK(processes)nya saja .dimana tab yang lainnya seperti Application, performance,networking dan usersnya tidak tampil ketika mengaktifkan task manager tersebut.Task Manager yang merupakan bawaan windows ini merupakan suatu aplikasi yang menampilkan informasi secara rinci tentang kinerja komputer dan aplikasi yang berjalan, proses dan penggunaan CPU ( Central Prosessing Unit ) , melakukan informasi muatan dan memori, aktivitas jaringan dan statistik, log-in pengguna, dan sistem pelayanan. Task Manager juga dapat digunakan untuk menetapkan prioritas proses, prosesor affinitas, secara paksa menghentikan proses, dan mematikan, Aktifkan Ulang, hibernasi atau log off dari Windows.Biasanya kalau menu tab pada task manager ini hilang disebabkan oleh virus yang bisa dikembalikan bisa dengan 2 cara yang saya ketahui ,yaitu :1. Melalui GPEDIT  ,langkahnya seperti dibawah ini…

CMOS CHECKSUM BAD atau selalu setting BIOS setiap menghidupkan Komputer

Seiring dengan kita terus menggunakan komputer PC atau Laptop kita lambat laun ,adakalanya akan tampil saat booting ada pesan kalau kita harus menekan tombol F1 untuk run setup atau F2 untuk ke posisi default setinggan BIOS. Namun nyatanya setelah kita menyetting ulang konfigurasi BIOS ,setelah kita mematikan komputer dan ketika menghidupkan PC/Laptop lagi akan tampil posisi semula kembali. Bingung bagaimana solusinya ? sebaiknya diteruskan membacanya. he he he..biar tuntas semuanya.Kita kenali dulu apa itu BIOS ? = Basic Input Output System, merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST) Memuat dan menjalankan sistem operasi Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer) Membantu sistem operasi dan aplikasi dal…